Kioxia kembali menggebrak dunia penyimpanan data dengan memperkenalkan SSD optik generasi terbaru yang mampu beroperasi hingga 40 meter dari sistem host, tanpa kehilangan kecepatan throughput PCIe 5.0. Inovasi ini menggantikan kabel tembaga konvensional dengan komunikasi optik, menjadikannya solusi ideal untuk pusat data modern yang haus performa namun sensitif terhadap panas dan konsumsi energi.
Cek juga: G.Skill Trident Z5 Royal Neo: RAM Mewah 128GB DDR5-8000 yang Bikin Kagum
PCIe 5.0 Lewat Serat Optik? Bisa!
Dalam kolaborasi bersama AIOCore dan Kyocera, Kioxia berhasil menjalankan SSD optiknya pada kecepatan PCIe 5.0 32GT/s di jalur x4, dua kali lebih cepat dibanding prototipe sebelumnya. Kabel optik memungkinkan pengiriman data berkecepatan tinggi tanpa degradasi sinyal, bahkan pada jarak hingga 40 meter—sesuatu yang nyaris mustahil bagi koneksi listrik biasa.
Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif Green Innovation Fund yang didukung pemerintah Jepang (via NEDO), dengan misi menurunkan konsumsi energi pusat data hingga 40%. Modul OPTINITY dari Kyocera dan perangkat fotonik-elektronik AIOCore berperan penting dalam keberhasilan prototipe SSD PCIe 4.0 yang digunakan sebagai basis.
SSD optik memungkinkan drive disimpan di ruang pendingin terpisah, jauh dari prosesor dan sistem server utama yang menghasilkan panas tinggi. Ini bukan hanya meningkatkan manajemen termal, tapi juga mengurangi kebutuhan sistem pendingin besar, sehingga efisiensi energi meningkat drastis.
Keunggulan tambahan teknologi optik:
-
Kabel dan konektor lebih ramping → desain sistem lebih padat & ringkas
-
Tidak menghasilkan interferensi elektromagnetik
-
Lebih sedikit panas karena tanpa resistansi listrik
-
Mendukung form factor drive yang lebih kecil
Tantangan & Masa Depan
Meski potensinya besar, adopsi di pusat data saat ini masih menjadi tantangan. Namun Kioxia, AIOCore, dan Kyocera tengah menguji konsep dan meningkatkan kompatibilitas dengan platform untuk beban kerja berat seperti AI, analitik big data, dan layanan cloud tingkat lanjut.
Belum ada jadwal rilis resmi dari Kioxia, tapi teknologi ini tampaknya akan jadi bagian penting dari infrastruktur data center generasi berikutnya.
