Apa Sih RAM itu? Begini Penjelasan Simpelnya

Apa sih RAM itu? Terkadang hal yang seringkali kita jumpai suka bingung tentang arti sebenarnya. RAM itu singkatan dari Random Access Memory. Layaknya istilah memori, perangkat ini digunakan untuk menyimpan data kerja dan kode mesin.

Contoh, saat komputer dihidupkan, sistem akan memuat data ke dalam RAM. Program yang sedang berjalan dan file yang terbuka juga disimpan dalam RAM. Jadi apa pun yang kamu kerjakan, itu akan  berjalan di RAM.

Nah, RAM itu akan menjadi jembatan untuk menghubungkan data yang akan dijalankan oleh prosesor dari tempat penyimpanan utama. Jadi, karena sifatnya sementara, data yang disimpan dalam RAM tidak akan permanen karena sifatnya volatile. Seperti saat komputer mati, atau program dihentikan secara manual oleh pengguna.

Image Credit : Wikipedia.org

Inti dari RAM ini memungkinkan item data untuk dibaca atau ditulis dalam jumlah waktu yang hampir sama terlepas dari lokasi fisik data di dalam memori. Berbeda dengan media penyimpanan data akses langsung seperti yang harddisk atau SSD, di mana waktu yang dibutuhkan untuk membaca dan menulis item data sangat bervariasi tergantung pada lokasi fisiknya pada media perekaman, karena keterbatasan mekanis seperti kecepatan rotasi media.

RAM berisi sirkuit multiplexing dan demultiplexing, untuk menghubungkan jalur data ke penyimpanan yang dialamatkan untuk membaca atau menulis entri. Biasanya lebih dari satu bit penyimpanan diakses oleh alamat yang sama, dan perangkat RAM sering kali memiliki beberapa jalur data.

Teknologi RAM hari ini semakin maju. Dulu kita pernah melihat bagaimana perubahan dari single data rate (SDR) RAM hingga versi DDR5 yang diumumkan beberapa bulan lalu. SDR atau istilah sekarang adalah DDR itu terkait dengan kecepatan yang ditawarkan memori. Semakin tinggi rate speed yang ditawarkan, maka semakin cepat data bisa akses.

Contoh, dibandingkan dengan kecepatan SDRAM, antarmuka DDR memungkinkan kecepatan transfer yang lebih tinggi dengan kontrol yang lebih ketat terhadap waktu data listrik dan sinyal clock.

Nah, nama “double data rate (DDR)” mengacu pada fakta bahwa DDR SDRAM dengan frekuensi clock tertentu memiliki hampir dua kali bandwidth SDRAM SDR yang berjalan pada frekuensi clock yang sama, karena pemompaan ganda ini.

Similar Posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments