|

Evolusi VRAM: Persepsi Industri Game Bergeser Dari 4GB vs 8GB atau Lebih

Dalam dunia hardware gaming yang terus berkembang, pentingnya Video RAM (VRAM) telah menjadi pusat perhatian. Perjalanan dari mempertimbangkan kapasitas 4GB hingga tuntutan akan kapasitas yang lebih tinggi saat ini mengungkapkan evolusi menarik dalam ekspektasi komunitas game.

Di tahun 2015 lalu, konsep VRAM 8GB terkesan boros. Radeon RX 390 dan 390X, dengan buffer VRAM 8 GB, menandai peralihan ke kapasitas yang lebih tinggi. Namun, skeptisisme tetap ada, mengingat ini pada dasarnya adalah model 290 dan 290X yang disegarkan dengan label harga yang lebih tinggi.

Cek juga: NVIDIA Siap Saingi Steam Deck: Incar Pasar Handheld Gaming Dengan Perangkat Premium

Baru pada akhir tahun 2018 AMD memperkenalkan RX 590, yang secara teknis merupakan GPU pertama yang secara eksklusif menggunakan VRAM 8GB. Hal ini menandai dimulainya tren yang berlanjut dengan Vega 56 dan 64 di akhir tahun 2017, menjadi GPU awal AMD yang mengadopsi buffer VRAM 8GB tanpa opsi 4GB.

Evolusi VRAM: Persepsi Industri Game Bergeser Dari 4GB vs 8GB atau Lebih

Kartu grafis AMD 8 GB yang mainstream dan terjangkau baru tersedia secara luas pada akhir tahun 2021 dengan seri Radeon RX 6600, yang menyoroti perubahan besar dalam persepsi industri.

Di sisi Nvidia, GTX Titan X memimpin kinerjanya pada awal tahun 2015, melampaui ambang batas VRAM 6 GB. Namun, banderol harga yang selangit membuat orang terkejut, membuatnya menjadi sesuatu yang aneh. Baru pada pertengahan tahun 2016 model mainstream muncul dengan GTX 1070 dan GTX 1080, diikuti oleh RTX 2070 pada akhir tahun 2018, menawarkan model 8GB paling terjangkau dari Nvidia.

RTX 3050 yang lebih hemat anggaran hadir pada awal tahun 2022 sebagai model 8GB pertama Nvidia yang terjangkau, memperkuat penerimaan industri terhadap kapasitas VRAM yang lebih tinggi.

Pergeseran Perspektif: Dari Tidak Perlu ke Hal Penting

Berkaca pada timeline, terlihat bahwa sikap komunitas gaming terhadap VRAM 8GB mengalami transformasi yang pesat. Awalnya dianggap tidak perlu, namun segera berkembang menjadi investasi yang bijaksana. Pada tahun 2019, terdapat rekomendasi yang kuat untuk memilih GPU dengan kapasitas minimal 8 GB, yang menandakan perubahan dari norma sebelumnya.

Maju ke tahun 2024, dan industri menyarankan untuk tidak menggunakan GPU 8GB, terutama dalam kisaran harga 4 jutaan ke atas. VRAM yang dulunya diabaikan telah muncul sebagai komponen penting, dengan banyak contoh yang menunjukkan keterbatasan 8GB, bahkan pada resolusi yang lebih rendah seperti 1080p dan 1440p.

Ini menekankan pentingnya VRAM, yang menggambarkan bagaimana Radeon 6500 XT dengan 8GB menjadi pilihan yang layak dibandingkan dengan versi 4GB. Meskipun terdapat keterbatasan tertentu, varian 8GB menawarkan peningkatan substansial, yang menggarisbawahi dinamika perubahan kebutuhan perangkat keras gaming.

Kesimpulannya, perjalanan dari skeptisisme ke kebutuhan mengenai VRAM 8GB menggambarkan sifat dinamis dari industri game. Seiring kemajuan teknologi, tuntutan terhadap perangkat keras pun ikut berubah, dan apa yang tadinya dianggap berlebihan menjadi bagian integral dari pengalaman bermain game.

Similar Posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments