|

Pasar SSD Turun Hingga 10% Di Tahun 2022

Penurunan pasar SSD pada tahun 2022 ternyata juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti lemahnya permintaan pasar PC dan perangkat keras komputer, termasuk juga pengurangan produksi agresif oleh pemasok NAND Flash yang menyebabkan kenaikan harga.

Konsolidasi pangsa pasar di antara merek-merek SSD terkemuka, yang didorong oleh turunnya harga SSD berkinerja tinggi dan berkapasitas tinggi, juga merupakan tren yang menarik.

Cek juga : ADATA XPG LANCER RGB DDR5 DRAM Preview

Tiga merek SSD teratas seperti Kingston, ADATA, dan Lexar, tampaknya telah memperkuat posisi mereka di pasar, dengan Kingston sendiri yang menguasai 28 persen pangsa pasar global. Laporan tersebut menyebutkan potensi berlanjutnya kondisi pasar yang tertekan pada tahun 2023 karena sulitnya perekonomian global menimbulkan kekhawatiran terhadap prospek jangka pendek industri ini.

Pasar SSD Turun Hingga 10% Di Tahun 2022

Perlu dicatat bahwa harga SSD telah menurun secara bertahap selama beberapa tahun terakhir, memberikan konsumen peluang untuk melakukan upgrade dari HDD tradisional. Penyebutan penjualan Black Friday – Cyber Monday yang sedang berlangsung sebagai waktu yang menguntungkan untuk membeli SSD sejalan dengan tren penurunan harga, meskipun stabilisasi baru-baru ini karena pengurangan produksi NAND Flash dapat berdampak pada dinamika harga di masa depan.

Tidak adanya statistik tahunan untuk tahun 2023 menimbulkan ketidakpastian mengenai kondisi pasar saat ini dan apakah pasar telah berhasil pulih dari lambatnya tahun 2022 atau masih menghadapi tantangan untuk kembali ke tingkat sebelum pandemi. Memantau laporan masa depan dan perkembangan industri akan sangat penting untuk memahami lintasan pasar SSD secara lebih komprehensif.

Similar Posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments