| |

Casing Micro ATX vs Mid-Tower : Keuntungan & Kekurangannya

Memilih casing PC bisa cukup membingungkan ketika kalian tidak mengetahui bentuk faktor dari perangkat tersebut. Seperti contohnya ketika akan memilih casing Micro ATX dan Mid-tower. Nah, pilihan antara casing micro ATX dan casing mid-tower biasanya bergantung pada kebutuhan spesifik, preferensi, dan komponen akan digunakan dalam rakitan PC.

Berikut kami hadirkan kelebihan dan keterbatasan antara casing Micro ATX maupun casing Mid-tower.

1. Casing Micro ATX

Casing Micro ATX vs Mid-Tower

Beberapa hal utama dari casing ini diantaranya :

  • Ukuran Ringkas: Casing Micro ATX lebih kecil dan lebih kompak dibandingkan casing mid-tower. Ini adalah pilihan yang baik jika pengguna memiliki ruang terbatas atau menginginkan PC yang lebih ringkas dan portabel.
  • Ramah Anggaran: Casing Micro ATX seringkali lebih terjangkau dibandingkan casing mid-tower, menjadikannya pilihan yang baik bagi pembuat terbatas anggaran.
  • Cukup untuk standar rakit PC: Casing Micro ATX masih dapat menampung PSU berukuran standar, beberapa drive penyimpanan, dan kartu grafis kelas menengah. Mereka cocok untuk banyak game mainstream dan peningkatan produktivitas.
  • Lebih Sedikit Ruang untuk Ekspansi: Karena ukurannya yang lebih kecil, casing mikro ATX mungkin memiliki ruang terbatas untuk komponen tambahan dan opsi pendinginan. Ini bisa menjadi batasan jika pengguna berencana menggunakan komponen kelas atas atau ingin memperluas sistem di masa mendatang.

2. Casing Mid-Tower

Casing Micro ATX vs Mid-Tower

Beberapa hal utama dari casing mid-tower, diantaranya :

  • Lebih Banyak Ruang: Casing tipe ini menawarkan lebih banyak ruang untuk komponen dan aliran udara yang lebih baik. Mereka dapat menampung motherboard yang lebih besar, kartu grafis yang lebih panjang, dan opsi pendinginan tambahan.
  • Kemampuan untuk upgrade lebih baik: Casing mid-tower umumnya menyediakan lebih banyak ruang seperti drive penyimpanan ekstra, beberapa kartu grafis, dan komponen lainnya. Mereka ideal untuk penggemar game dan mereka yang berencana untuk meningkatkan sistem dari waktu ke waktu.
  • Pendinginan yang Lebih Baik: Ruang ekstra pada casing menara tengah sering kali memungkinkan aliran udara yang lebih baik dan opsi pendinginan yang lebih luas, yang dapat membantu menjaga komponen tetap bekerja lebih dingin.
  • Ukuran Lebih Besar: Casing mid-tower lebih besar dari casing mikro ATX, jadi pengguna harus mempertimbangkan ruang yang tersedia dalam pengaturan.

Kesimpulan

Singkatnya, pilihan antara casing micro ATX dan casing mid-tower bergantung pada prioritas pengguna. Jika teman-teman menginginkan PC build yang ringkas dan hemat anggaran dengan komponen lebih sedikit atau memiliki ruang terbatas, casing mikro ATX mungkin cocok. Namun, jika berencana menggunakan komponen kelas atas, memperluas sistem di masa mendatang, atau memprioritaskan pendinginan dan airflow yang unggul, casing menara menengah mungkin merupakan pilihan yang lebih baik.

Pada akhirnya, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan spesifik dan komponen yang ingin kalian gunakan saat mengambil keputusan.

Similar Posts

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments